Ilmuwan di tahun 2177 menemukan celah ke dimensi paralel yang berisi bentuk energi gelap. Senjata “Darkpulse” dirancang untuk mengakses energi ini dan memproyeksikannya dalam bentuk ledakan yang tidak bisa dipahami sepenuhnya oleh fisika modern. Efeknya tidak langsung—korban menghilang, seolah tak pernah ada.
Masalah muncul ketika senjata ini mulai menciptakan retakan spasial di lokasi penggunaannya. Setiap tembakan membuka celah kecil ke dimensi lain, dan makhluk asing mulai mengintip balik. Penggunaan senjata ini dilarang, tapi beberapa negara terus mengembangkannya secara rahasia.
Dalam konflik di Europa, satu unit senjata Darkpulse bocor dan digunakan. Bukan hanya medan perang yang hancur—tapi juga realitas lokal. Waktu dan ruang menjadi tidak stabil, menciptakan ilusi masa lalu dan masa depan secara bersamaan.
Senjata dimensi adalah pengingat bahwa kekuatan besar bukan hanya soal kehancuran, tapi juga risiko menghancurkan tatanan alam semesta itu sendiri.
0 comments:
Post a Comment